APRESIASI PERPUSTAKAAN KEMENTERIAN PERTANIAN UNTUK PERPUSDESA LENTERA

Pengasih---Sebagai salah satu perpustakaan desa berbasis inklusi sosial Perpustakaan Lentera Desa Bugel kecamatan Panjatan sudah melakuka berbagai kegiatan pelibatan masyarakat. Bidang pertanian yang digunakan sebagai lahan untuk mata pencaharian oleh 80% penduduk desa tersebut menjadikan kegiatan di desa ini berkutat seputar seluk beluk pertanaman dan pengolahan hasil pertanian. Tergabug dalam program perpuseru sejak tahun 2018 perpustakaan ini bertransformasi dari kegiatan pinjam kembali buku menjadi pusat kegiatan masyarakat. kegiatan yang telah dilakukan anatara lain Pelatihan Menulis, Kunjungan Literasi, Pelatihan Pembuatan Batik Ecoprint, Pelatihan Pengolahan Lombok, Pelatihan Pengolahan Pupuk, Pelatihan Pembuatan Sapu, Hantaran Pengantin dan lain-lain. Hal inilah yang dijadikan sebagai alasan bagi perpustakaan Kementan RI untuk mengunjungi dan melihat secara nyata penerapan program perpustakaan berbasis inklusi sosial di Perpustakaan Desa. Dr Riko Bintari Pertamasari, S.Sos, M.Hum (Pustakwan Ahli Muda) dalam kunjungannya pada Senin, 11 Oktober 2021, menyatakan bahwa  penerapan program perpustakaan berbasis  inklusi sosial di desa Bugel sudah berhasil meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Dengan memberikan berbagai keterampilan kepada kaum perempuan di desa tersebut dapat membantu mengangkat perekonomian keluarga.

Dalam kesempatan tersebut dikemukakan oleh tiga perempuan pelaku kegiatan yaitu ibu Riyati dari kegiatan pelatihan pembuatan batik  ecoprint, ibu Isyanti untuk kegiatan pelatihan pengolahan cabai, dan Bu Hartini sebagai pelaku kegiatan ketrampilan, bahwasannya keberadaan perpustakaan sangat dibutuhkan sebagai sumber informasi untuk meningkatkan keterampilan dan pengetahuan. Buku-buku yang ada di perpustakaan dapat dipraktekkan untuk selanjutnya dikembangkan sebagai usaha dalam peningkatan ekonomi. Namun jika hanya praktek sendiri tentu saja tidak bisa maksimal, harus ada pendampingan dari narasumber yang berkompeten sehingga benar-benar mendapatkan ilmu dan hasilnya yang baik/layak jual. Suparwata, S.P selaku ketua pengelola perpustakaan Desa Lentera Bugel menyatakan bahwa selama ini memang kesulitan dalam mendapatkan narasumber kegiatan yang sesuai kebutuhan. Oleh karena itu kedatangan para Pustakawan Kementan RI  ini  diharapkan dapat membuka jalan untuk kelanjutan program perpustakaan berbasis inklusi sosial di desa tersebut. Kehadiran para Pustakawan dari kementan ini juga memberikan bantuan koleksi, poster dan 2 buah meja lipat untuk menambah sarana prasarana perpustakaan tersebut.#salamliterasi#Literasiuntukkesejahteraan.(ekperpus)