PKK Banjararum, Perpuskal Arum dan Dispusip Kulon Progo Bersinergi Mensukseskan Galeri Pelangi 2023

Permasalahan ekonomi pasca pandemi covid-19 menjadi isu strategis bagi semua lembaga pemerintah maupun non pemerintah untuk diolah menjadi sebuah program kegiatan. Hal ini merupakan menunjukkan gejala yang positif karena peristiwa covid-19 mengakibatkan terjadinya masalah penurunan kualitas penghidupan masyarakat dari segi pendidikan dan ekonomi. Pelaksaan pembelajaran secara daring dari SD sampai dengan Perguruan tinggi dan terhambatnya kegiatan perekonomian bisa menjadi indikator dari hal tersebut.

Sebagai upaya untuk berperan serta dalam penanganan kondisi pacsa pandemi covid-19 TP PKK pusat menyelenggarakan kegiatan dengan nama Galeri Pelangi ( Gerakan keluarga Indonesia dalam Peningkatan Kualitas Pendidikan dan Pengelolaan Ekonomi). Adapun tujuan dari pelaksanaan GELARI PELANGI ini adalah:

  1. Meningkatkan kesadaran keluarga Indonesia akan pentingnya pendidikan dan ketahanan ekonomi keluarga;
  2. Meningkatkan kualitas sumber daya manusia;
  3. Meningkatkan peran dan eksistensi PKK sebagai mitra Pemerintah dalam peningkatan kesejahteraan keluarga;
  4. Menumbuhkembangkan usaha ekonomi produktif dan kreatif di kalangan masyarakat;
  5. Meningkatkan pendapatan untuk memenuhi kebutuhan dasar keluarga secara optimal;
  6. Mendorong pengembangan kehidupan berkoperasi;
  7. Mendukung program pemerintah dalam melaksanakan agenda pembangunan Nasional dan percepatan Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN) selama dan pasca Pandemi Covid-19

Ruang lingkup pengaturan GELARI PELANGI ini dilaksanakan melalui program kerja:

  1. Gerakan Gemar Membaca;
  2. Peningkatan Kualitas Pendidikan dan Keterampilan Keluarga;
  3. Penguatan Ekonomi Keluarga Melalui Pemanfaatan Potensi Sumber Daya yang Dimiliki;
  4. Pengembangan Usaha Peningkatan Pendapatan Keluarga (UP2K) PKK; dan
  5. Pembentukan/ Pengembangan Koperasi PKK

 

Pada tahun 2023 ini pilot project Gelari Pelangi diikuti oleh TP PKK Banjararum dengan program kerja utamanya Gerakan Gemar Membaca dan Peningkatan Kualitas Pendidikan dan Keterampilan Keluarga. Untuk mensukseskan hal tersebut TP PKK Bnajrarum bersinergi dengan instansi terkait salah satunya dalah Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kulon Progo sebagai leading sektor dalam kegiata peningkatan gemar membaca masyarakat. Hal ini disambut baik Oleh Kadinas Perpustakaan dan Kearsipan yang dengan sigap segera melakukan pendampingan ke lokasi.

Dalam kesempatan pendampingan tersebut terjadi diskusi yang menarik dan diakhiri dengan sebuah sinergi dan kolaborasi antara TP PKK Banjararum, Perpustakaan Kalurahan Arum dan Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kulon Progo dalam mensukseskan Gelari Pelangi. Bahwasannya Program Gelari Pelangi mempunyai irisan dengan program Transformasi perpustakaan Berbasis Inklusi Sosial (TPBIS) yang sudah berjalan di Perpustakaan Arum  Kalurahan Banjararum yang juga adalah dampingan dari Dinas Perpustakaan dan Kearsipan. Kedua program ini baik Gelari pelangi ataupun TPBIS mempunyai tujuan yang sama yaitu meningkatkan kualitas hidup masyarakat melalui kegiatan literasi sebagai dasar utama. Dalam hal ini peningkatan pengetahuan dan keterampilan keluarga menjadi solusi utama dalam permasalahan peningkatan kesejahteraan masyarakat.  Kegiatan peningkatan keterampilan yang dilakukan dalam program ini dapat dilakukan di perpustakaan dan menggunakan buku-buku yang ada di sana sebagai sumber rujukan sehingga pengunjung perpustakaan meningkat, koleksi buku bermanfaat bagi masyarakat, tingkat kegemaran membaca masyarakat meningkat, keterampilan dan pengetahuan masyarakat juga akan meningkat. Peningkatan keterampilan dan pengetahuan ini diharapkan dapat memberikan petunjuk bagi mereka untuk mencari solusi dalam peningkatan kesejahteraan.

Untuk itu Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kulon Progo akan memaksimalkan dukungan yang dibutuhkan sesuai dengan kemampuan yang ada di Dinas terutama dalam program gerakan gemar membaca. Kesuksesan program Gelari pelangi di Banjararum akan memebrikan dampak positif  pada semua stakeholder yang terlibat dan tentu saja akan sangat mendukung bagi perkembangan indeks literasi dan tingkat kegemaran membaca di kecamatan Kalibawang khususnya dan Kabupaten  Kulon Progo pada umumnya. (ek)