THL lakukan Penyelamatan *Artis Dinas Kominfo Kulon Progo

Kulon Progo, 31/03/2021 Sekretaris Dinas Kominfo Kulon Progo Heri Warsito, SH., MM. menyambut kunjungan Kepala Bidang Kearsipan M Ettik Dwi Wulanjari, S.IP., M.Si yang disertai 2 Arsiparis Yus dan Kandar, serta 3 THL yang akan diserahkan. Ketiga THL tersebut memiliki tugas saling terkait. Dari Kominfo hadir juga struktural dan karyawan lainnya. Bidang Kearsipan selain menjelaskan SE Menteri Pendayagunaan Aparatur Sipil Negara dan Reformasi (RANRB) No 01 Tahun 2020 tentang Penyelamatan dan Pelestarian Arsip Negara Periode 2014-2019, juga menayangkan video proses penataan Arsip yang sudah dilakukan di OPD lain. Hal itu untuk mempermudah pemahaman teknis penataannya. Bagi OPD sasaran tidak perlu menghawatirkan keselamatan fisik maupun informasi arsip yang ditata. Karena THL yang ditugaskan sudah dibekali untuk memegang teguh kode etiknya.
Sekdin Kominfo juga mengatakan, arsip dikominfo memang belum tertata, selain tidak memiliki arsiparis, Kasub Bag Umpeg hanya memiliki 1 orang staf. Banyak arsip yang hilang disebabkan belum dikelola dengan baik juga perpindahan ruang, serta berubahnya nomenklatur dan kerusakan peralatan.

Hal itu juga terjadi di OPD lainnya. Kendala penyelamatan Arsip memang banyak.
Dari sisi anggaran, sarpras dan SDM. Cara pandang terhadap arsip juga sangat berpengaruh. Arsip yang merupakan bukti rekaman kegiatan fungsinya sering dilupakan. Hanya pada saat muncul masalah, baru begitu terasa.

Untuk menghindari penumpukan volume arsip. Diperlukan peyusutan yang prosedural. Dengan JRA (Jadwal Retensi Arsip) sebagai acuan saat menentukan umur dan nasib akhir arsip. Arsip yang memiliki informasi penting akan terselamatkan.

Arsip merupakan asset daerah. Perhatian pemerintah pada Arsip sangat menentukan. Dalam penjelasannya Kabid Kearsipan, Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kulon Progo selaku Lembaga Kearsipan Daerah, saat ini sedang berusaha mencari tempat untuk penyimpanan arsip. Semoga cepat terpenuhi. Mengingat Depot arsip yang ditempati sudah tidak kondusif. Karyawan dalam bekerja sudah berdesakan dengan arsip. Sementara sudah banyak OPD yang ingin menyerahkan arsipnya.
Dengan terpaksa harus ditunda.

Demikian halnya Dinas Kominfo yang memiliki banyak Arsip Statis (Artis) yang harus segera diselamatkan. Maka sebagai solusinya, arsip-arsip tadi dibuatkan Daftar Arsip terlebih dahulu, serta mengamankan fisiknya. Alih media juga bisa menjadi alternatif untuk menyelamatkan arsip.

Lembaga Kearsipan Kulon Progo berharap pada Dinas Kominfo juga seluruh OPD saat penyusutan agar sesuai prosedur. jangan sampai melakukan jalan pintas dengan mempertimbangkan ketika mengurangi volume arsip.
Sayang sekali bila banyak informasi sejarah yang merupakan asset tak ternilai harganya tak dikenal oleh generasi mendatang. Dinas Kominfo diharapkan untuk mrmberdayakan bantuan THL yang hanya 20 hari kerja dalam penyelamatan Artis nya* Yuk