Dispussip Sukses Gelar Pelatihan Pengolahan Makanan

Wates -- Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kabupaten Kulon Progo mengadakan Pelatihan Pengolahan Makanan dalam rangka pelaksanaan Transformasi Perpustakaan Berbasis Inklusi Sosial, pada Senin 12 April 2021. Acara yang didukung oleh   SMK Negeri 1 Panjatan sebagai nara sumber ini di gelar i Aula Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kabupaten Kulon Progo. Kali ini pelatihan pengolahan makanan ini akan praktik membuat Banana Puff Pastry. Acara ini digelar mulai pukul 09.00 – 12.00 WIB. Peserta dalam kegiatan ini sebanyak 10 orang yang merupakan perwakilan dari berbagai Perpustakaan kalurahan:

  1. Hartini             / Bugel
  2. Kharisma Yuliana Putranti / Janten
  3. Mujiyanti, S.Pd. / Sukoreno
  4. Wahyuni / Salamrejo
  5. Surahmi / Giripurwo
  6. Fitri Sri Mirani / Sentolo
  7. Wahyu Aminati, S.Pd Mi / Banyuroto
  8. Tsamratul Mufidah / Hargomulyo
  9. Romi Astanti, S.Pd. I. M. S. I / Direktur Rumah Literasi
  10. Ajru Fajriyah / Hargorejo

Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kabupaten Kulon Progo Drs. R. Agus Santosa, MA dalam sambutannya ketika membuka kegiatan ini mengucap terimakasih kepada seluruh peserta  dan berharap agar dapat memanfaatkan ilmu yang didapatkan untuk dikembangkan lebih lanjut di lingkungan masing-masing. Turut hadir dalam kegiatan ini Kepala Bidang Perpustakaan, Ibu Siti Nurhayati, S. IP dan Kepala Seksi Pengadaan Pengolahan Dokumentasi Perpustakaan, Ibu Rr. Qodar Widayaningsih.

Tim dari SMK N 1 Panjatan yang memandu kegiatan ini adalah

  1. Suprih, M. Pd. (Kepala SMK N 1 Panjatan)
  2. Dian Nutriyanti, S. Pd.
  3. Dwi Amanati, S. Pd.
  4. Dwi Sunarni

Pada kenyataannya praktik pengolahan makanan ini meliputi proses dari penyiapan alat dan bahan, pengolahan bahan makanan, sampai pengemasan produk makanan.

Di sini menjadi jelas bahwa Perpustakaan bukan hanya sebagai tempat untuk meminjam dan membaca buku, tetapi juga tempat untuk belajar-praktik dengan kegiatan konkrit yang langsung dapat dinikmati hasilnya. Praktik kegiatan semacam ini akan membuahkan keterampilan praktis yang langsung bisa diaplikasikan dalam kehidupan konkrit. Dalam ketekunan yang cukup bahkan bisa menjadi lahan baru untuk mengembangakan usaha.

Pada pelatihan ini juga diperlihatkan dan diajarkan bukan hanya mengolah makanan tetapi mendesain kemasan sedemikian sehingga lebih menarik dan bisa lebih marketable. Jika hal ini dilakukan dengan tekun bisa menambah income keluarga. Semoga!**