Home Publikasi Berita Detail Berita

Detail Berita

Menakar Makna Kunjungan DPRD ke Perpusda

Admin
Berita
05 Desember 2019 06:23:26

Image Berita


Wates -- Istana, SH,MIP, Ketua Komisi IV sekaliggus Ketua Fraksi PDI Perjuangan DPRD Kabupaten Kulon Progo bersama dua anggota Komisi IV lainnya, Tukijan dari Fraksi PDI Perjuangan dan Ratna Purwaningsih, SPd dari Fraksi PKB mengadakan kunjungan secara khusus ke Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kabupaten Kulon Progo, Rabu, 4 Desember 2019. Kunjungan ini dimaksudkan untuk melihat lebih dekat realita yang ada. Sampai di Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kabupaten Kulon Progo sekitar pukul 10.30, rombongan langsung disambut Drs. R. Agus Santosa, MA, Kepala Dinas, didampingi Kabid Perpustakaan Siti Nurhayati, SIP. Beberapa momen penting dalam kunjungn ini di antaranya,  meninjau layanan perpustakaan di Ruang Koleksi. Ini menjadi momen yang pas, karena kebetulan minggu ini ada kesibukan extra di Bidang Perpustakaan yakni menata rak baru dan buku baru. Karenanya kunjungan ini menjadi amat berarti bagi anggota dewan untuk melihat secara langsung bagaimana para pustakawan berjibaku menguras tenaga, pikiran, dan juga keringat demi dapat menyajikan dan memberikan layanan terbaiknya bagi masyarakat! Momen berikutnya yang tidak kalah seru adalah ketika rombongan diajak melihat langsung Perpustakaan Keliling (pusling). Tujuh armada berupa 4 mobil pintar dan tiga motor pintar merupakan sarana utama sekaligus andalan squad pusling ini, meski kondisinya sudah menuntut perhatian. Bahan pustaka utama pusling berupa buku-buku anak terhitung minim, baik dari segi jumlah juga kualitas. Setidaknya itu yang terekam di memori Istana dan tim.

Agus amat senang dengan kunjungan ini, yang menurutnya menjadi cara otentik memberitahu dewan akan realita seadanya. Agus berharap, dengan ini usulan-usulan yang mungkin dibuat dapat terealisasi. Dari Bidang Perpustakaan, rombongan selanjutnya diajak menyambangi depo arsip yang terletak di Jl. Bhayangkara. Dalam perjalanan, Agus masih saja mengambil kesempatan untuk memperkenalkan aplikasi perpustakaan digital i-kulonprogo yang dimiliki Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kabupaten Kulon Progo. Menurut Agus, i-kulonprogo merupakan suatu bentuk upaya layanan yang hendak menjawab tantangan zaman, era digital. HP sudah menjadi life style, maka perpustakaan harus bisa menjangkau gaya dan pola hidup baru ini. i-kulonprogo merupakan aplikasi perpustakaan maya yang bisa di-download di HP maupun laptop.

Tak terasa, sambil bercerita perjalananpun terasa singkat, dan rombongan sudah sampai di depo arsip. Setelah menelusuri berbagai ruang dan fasilitas, akhirnya Istana dan tim sampai pada kesimpuan kesan, memprihatinkan! Menurut mereka, kondisi ruang yang lebih mendekati gudang ini belum layak disebut depo arsip. Bagaimana mungkin dokumen-dokumen yang begitu penting dan amat berharga berada pada tempat yang begini rawan! “Sungguh, kondisi depo ini rawan bocor, jika hujan” pekik Istana.

Kunjungan hampir berakhir, terlihat Istana sejenak berpikir. Lalu, “Perpustakaan adalah jembatan masa depan” katanya sambil menatap sekeliling. Kunjungan ini berakhir sekitar pukul 11.00. Sambil mengantar rombongan Agus masih sempat bercerita bahwa saat ini Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kabupaten Kulon Progo sedang berjuang dan masih dalam proses untuk membangun gedung depo arsip dan gedung perluasan pelayanan perpustakaan, dengan menyewa tanah kas desa  yang terletak di belakang gedung perpusda saat ini. (ind)***

Pengin Mulyo Ayo Moco

Arsip Bukanlah Sampah, tapi Bukti Sejarah

Source: indperpust

WhatsApp Chat