Mengawali bulan Januari 2025 dan adanya perubahan nomenklatur perangkat daerah, Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kabupaten Kulon Progo mengirimkan 4 (empat) personil ke Arsip Nasional Republik Indonesia (ANRI) untuk melakukan konsultasi dan magang SRIKANDI selama 3 (tiga) hari. Dalam rangka berbagi ilmu yang diperoleh dari Jakarta, Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Pemerintah Kabupaten Kulon Progo kembali menyelenggarakan pelatihan aplikasi Sistem Informasi Kearsipan Dinamis Terintegrasi (SRIKANDI) di tahun 2025 selama 6 hari, mulai dari tanggal 10 Februari 2025 sampai tanggal 13 Februari 2025 di Aula Kembang Soka dan tanggal 17, 18 Februari 2025 di Ruang Sermo komplek Pemda. Pelatihan ini ditujukan kepada admin Organisasi Perangkat Daerah (OPD), admin Tata Usaha (TU), dan admin Unit Kerja (UK) di lingkungan perangkat daerah, RSUD Wates, RSUD Nyi Ageng Serang dan kapanewon se- Kabupaten Kulon Progo.
Pelatihan ini dibuka oleh Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan dan dihadiri oleh sekitar 40 peserta pada setiap harinya. Dalam sambutannya, Drs. Duana Heru Supriyanta, MM menyampaikan bahwa pelatihan ini merupakan upaya untuk meningkatkan efisiensi dan efektivitas pengelolaan arsip di lingkungan pemerintah daerah. “Aplikasi Srikandi ini merupakan solusi digital untuk pengelolaan arsip yang lebih modern dan terintegrasi. Dengan pelatihan ini, kami berharap para admin dapat menguasai penggunaan aplikasi ini sehingga dapat meningkatkan akuntabilitas dan kualitas pelayanan publik”.
Narasumber kegiatan ini adalah Plt bidang kearsipan, Eko Budi Antoro, S.Pd., M.Pd., dan tiga personil yang magang di ANRI bersama teman-teman bidang arsip. Materi yang diberikan antara lain cara mengubah unit kerja, jabatan dan pengguna bagi admin OPD yang mengalami penggabungan, pergantian nama perangkat daerah juga memperbarui pengguna. Sedangkan materi untuk tata usaha serta unit kearsipan adalah setting nomor, tujuan, verifikator, penandatangan, juga template naskah dinas, registrasi naskah masuk, naskah keluar sampai pada pemberkasan arsip.
Para peserta terlihat antusias mengikuti pelatihan ini dan berharap dapat segera menerapkan ilmu yang didapatkan untuk meningkatkan kinerja mereka dalam pengelolaan arsip di unit kerja masing-masing dengan SRIKANDI. Salah satu peserta merasa sangat senang dengan adanya pelatihan ini dan merasa lebih siap untuk menghadapi tantangan pengelolaan arsip di era digital.(bid.arsip)