Kamis, 19 Maret 2022 Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kabupaten Kulon Progo sukses menyelenggarakan Forum Komunikasi Perpusakaan dan Kearsipan se-DIY. Forum Komunikasi (forkom) ini diadakan di “Otentik” sebuah lesehan kuliner dengan konsep sajian khas pedesaan dengn menu andalannya “wedang jahe-sere” yang berlokasi di Panjatan, Kulon Progo. Acara yang dikemas dalam suasana santai-rekreatif ini berjalan lancar. Sembari menikmati suasana alam pedesaan dengan hamparan sawah nan luas menghijau dengan setting lesehan dan ditemani hidangan geblek khas Kulon Progo di tengah kesejukan semilir angin, para peserta tetap antusias mengikuti rangkian acara hingga purna. Pemilihan tempat rekreasi seperti ini menjadi kesempatan juga bagi tuan rumah untuk ikut membantu mempromosikan destinasi kuliner di wilayah Kulon Progo kepada masyarakat luas karena perserta forkom berasal dari berbagai daerah di luar Kulon Progo.
Acara yang dibuka sekitar pukul 10.45 WIB dengan menyanyikan Lagu Indonesia Raya ini dihadiri seluruh perwakilan Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kabupaten/Kota sejumlah 74 orang. Bapak Drs. Duana Heru Supriyanta, MM dalam sambutannya antara lain mengungkapkan rasa apresiasi yang mendalam atas terselenggaranya forkom ini, setelah sebelumnya memperkenalkan diri sebagai Kepala Dinas yang baru. Kejenuhan bisa dihalau dengan selingan pembacaan puisi oleh Mas Hiban, Juara Lomba Pusisi Tingkat Nasinal. Denting dawai gitar petikan Mas Kus menambah indah dan semarak Puisi berjudul Doa Serdadu Sebelum Berperang karya WS Rendra yang dibacakan. Ikrar syawalan dan hikmah syawalan oleh Latnyana, Sag, Mag menjadi penyegar jiwa yang rindu akan Rahmat Illahi di tengah kesibukan dan kepenatan duniawi.
Sesi presentasi berjalan begitu menarik, hidup dan dinamis dengan berbagai pertanyaan dan masukan yang amat berguna dan membantu perkembangan dan kemajuan masing-masing dinas. Di sinilah forkom sebagai ajang atau wadah untuk saling berkomunikasi, bertukar wawasan, menjalin keakraban dan persatuan sekaligus bentuk rekreasi bersama untuk menyegarkan semangat dan saling menguatkan dan memberi peneguhan sebagai bentuk solidaritas bersama menemukan maknanya. Forkom diadakan berpindah pindah secara bergilir di antara Dinas Perpustakaan dan Kearsipan se-DIY. Sebelum meninggalkan tempat, beberapa peserta cukup menikmati suasana wisata kedai yang asri bahkan ada yang menyempatkan tinggal sebentar menikmati hamparan sawah hijau dengan semilir alir khas pedesaan. Begitulah….forkom yang asyik di Otentik. (iua)