Home Publikasi Berita Detail Berita

Detail Berita

Gara-Gara Pompa

Admin
Serba-Serbi
16 Juni 2024 00:00:00

Image Berita


Sepeda motor Supra X 125 warna putih yang dinaiki Pak Iua tiba-tiba bocor ban hingga angin pun habis. Untunglah ketika sudah hampir sampai rumah. Karena hari sudah petang maka Pak Iua memutuskan untuk membawanya ke bengkel esok hari, kebetulan besok Hari Sabtu. Esok hari, sesuai agenda Pak Iua membawa sepeda motonya ke bengkel. Jarak rumah Pak Iua dengan bengkel lumayan jauh. Akan terlalu lelah kalau harus mendorong sepeda motor itu. Pak Iua memompa sepeda motor itu hingga betul-betul penuh agar bisa dinaiki. Namun baru beberapa menit sebelum berangkat ban itu segera gembos dan anginnya hampir habis. Pak Iua memompanya lagi lalu buru-buru menaikinya. Ia menuju bengkel dengan membawa pompa sendiri. “Agar saat gembos bisa dipompa lagi di jalan.” pikirnya.  Benar, baru sekitar 150 meter ban itu gembos lagi, dan Pak Iua pun memompa lagi. Begitulah hingga 3 kali Pak Iua memompa barulah sampai di bengkel.

Setelah di bengkel sang ahli mekanik menyarankan untuk mengganti ban, baik yang luar maupun yang dalam.  “Karena kondisinya sudah parah.” kata si Mekanik. Pak Iua setuju dan segera digantilah ban itu. Tak berapa lama urusan selesai, Pak Iua langsung meluncur pulang dengan riang!

Empat minggu kemudian ketika hendak menggunakan sepeda motor itu, Pak Iua merasa kalau ban belakang perlu ditambah angin. Ia lalu mencari pompa untuk menambah angin. Namun ia merasa heran, setelah dicari di tempat biasanya pompa itu tidak ada. Pak Iua bertanya kepada istrinya. Sang istri tidak tahu. Mereka berdua pun akhirnya mencari bersama. Ke mana-mana sudah mereka cari, di setiap sisi dan sudut ruang, tetap tidak ada! Mereka menyerah. Sesaat setelah mereka minum berdua di ruang makan, tiba-tiba!

Pak Iua : “Ah..ha! Aku ingat Bun” seru Pak Iua.

Istri        : “Dimana?” tanya isrinya.

Pak Iua : “Di bengkel!” jawabnya.

Istri        : “Loh…?”

Pak Iua : “Waktu itu ketika ban depan bocor kan aku pergi ke bengkel dengan                   membawa pompa, nah pas pulang aku keburu dan pompa lupa                         kubawa!” lanjut Pak Iua dengan penuh keyakinan.

Istri        : “Yakin?”

Pak Iua : “Sangat yakin!” jawab Pak Iua mantap.

Istri        : “Oh syukurlah kalau begitu, semoga memang tertinggal di sana dan                   masih di sana.” pungkas sang istri.  

Hingga saat ini, ketika tulisan ini dibuat Pak Iua belum ke bengkel untuk menanyakan keberadaan pompa tersebut. “Semoga memang tertinggal di sana dan masih di sana” Pak Iua mengulang ucapan sang istri dalam hatinya. Seperti ada keraguan di sana.****

Source: iua

WhatsApp Chat