Home Publikasi Berita Detail Berita

Detail Berita

Jempol Mutune Perpustakaan Tanpa Batas

Usw
Berita
01 September 2026 13:36:42

Image Berita


Mengawali September dengan semangat dan harapan baik, Dinas Perpustakaan dan Kearsipan (Disperpusip) Kabupaten Kulon Progo kembali menghadirkan keceriaan melalui layanan Jempol Mutune (Jemput Bola Pemustaka Tuna Netra). Selasa, 1 September 2026, layanan inklusif tersebut menyapa adik-adik dari SLB PGRI Sentolo. Sebanyak enam orang turut hadir dalam kunjungan ini, terdiri atas tiga siswa dan tiga wali murid pendamping. Mereka dijemput langsung menggunakan armada mobil oleh Istadi, staf Disperpusip Kulon Progo, untuk menikmati pengalaman berbeda di ruang perpustakaan.

Setibanya di perpustakaan, rombongan disambut hangat oleh Yuanes Indarto, atau yang akrab disapa Pak Ind, pustakawan yang bertugas mendampingi para pemustaka selama kunjungan. Tiga siswa yang hadir, yakni Nur Rohim (kelas 3 SD), Putra (kelas 1 SD), dan Rendi (kelas 1 SMA), merupakan anak-anak berkebutuhan khusus tuna netra yang baru pertama kali berkunjung ke perpustakaan. Kesan pertama pun langsung terasa istimewa. Begitu memasuki ruangan, wajah antusias dan rasa ingin tahu mereka begitu terasa. Bersama Pak Ind, mereka diajak bernyanyi, bermain piano, hingga menikmati cerita dongeng bertajuk “Petualangan Kancil”.

Suasana semakin semarak ketika rasa penasaran mereka terhadap piano muncul. Satu per satu mencoba menyentuh dan memainkan tuts piano dengan didampingi Pak Ind. Setiap sentuhan menghadirkan nada, setiap nada menghadirkan senyum, dan setiap senyum menjadi bagian dari pengalaman baru yang begitu berharga. Bagi mereka, perpustakaan hari itu bukan sekadar tempat membaca buku. Perpustakaan menjelma menjadi ruang untuk bermain, belajar, berekspresi, mendengar, merasakan, dan menemukan pengalaman baru. Setelah puas menikmati berbagai aktivitas, ketiganya kemudian diantar kembali ke sekolah bersama para pendamping.

Kunjungan perdana ini diharapkan menjadi awal dari kedekatan yang lebih erat antara para siswa SLB PGRI Sentolo dengan perpustakaan. Bahkan, muncul harapan agar mereka dapat kembali berkunjung lebih sering bersama dengan keluarga, tidak hanya berdasarkan jadwal yang telah diagendakan. Melalui layanan Jempol Mutune, Disperpusip Kulon Progo terus berupaya memastikan bahwa perpustakaan hadir dan dapat dinikmati oleh siapa saja, tanpa terkecuali. Sebab, akses terhadap literasi adalah hak semua orang, dan perpustakaan semestinya menjadi ruang yang ramah, terbuka, serta inklusif bagi seluruh masyarakat.

September Ceria bukan sekadar tentang memulai bulan dengan senyum. Lebih dari itu, September menjadi momentum untuk terus menjemput semangat literasi, menjangkau lebih banyak pemustaka, dan membuka pintu perpustakaan selebar-lebarnya bagi semua. Kunjungan perdana adik-adik SLB PGRI Sentolo menjadi pengingat bahwa keterbatasan bukanlah batas untuk belajar, bermain, dan bermimpi. Jempol Mutune terus bergerak. Literasi terus menyala. Perpustakaan untuk semua! Salam Literasi.

Source: usw

WhatsApp Chat