Manakala Kamu Dewasa
(Mahasiswa Magang Sastra Indonesia UNY)
sorot matanya begitu terang
hingga gelap enggan kembali
tawanya yang terus terngiang
bagai lagu yang ingin
aku putar berulang kali
berlarilah sesukamu
lalu pulang
untuk kembali bersamaku
manakala kamu dewasa
harap temani aku menua,
anakku