Kulon Progo, 15 Januari 2025 – Dalam rangka memperkuat pemahaman dan implementasi Program Transformasi Perpustakaan Berbasis Inklusi Sosial (TPBIS), Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kabupaten Kulon Progo mengadakan sosialisasi yang dihadiri oleh para pengelola perpustakaan desa. Kegiatan berlangsung di Aula Kembangsoka, Rabu (15/1), mulai pukul 08.00 WIB.
TPBIS merupakan program prioritas nasional yang bertujuan memberdayakan koleksi perpustakaan sebagai sumber pengetahuan untuk meningkatkan keterampilan dan kecakapan hidup masyarakat. Kabupaten Kulon Progo telah mengikuti program ini sejak tahun 2017 dan secara konsisten mengembangkan berbagai inisiatif berbasis inklusi sosial.
Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kulon Progo, Drs. Duana Heru Supriyanta, MM, dalam pembukaan acara menegaskan pentingnya peran perpustakaan desa dalam mendorong transformasi sosial. “Melalui program TPBIS, perpustakaan dapat menjadi pusat pemberdayaan masyarakat, mendukung peningkatan literasi, sekaligus memperkuat ekonomi lokal,” ujarnya.
Sosialisasi ini bertujuan memberikan pemahaman kepada pengelola perpustakaan desa tentang TPBIS, termasuk bagaimana memanfaatkan koleksi perpustakaan secara optimal untuk memberdayakan masyarakat.
Kegiatan sosilaisasi ini akan segera ditindaklanjuti dengan Bintek TPBIS, yang akan mengupas lebih dalam tentang strategi penyelenggaraan TPBIS, penyusunan program kerja dan praktik baik.
Diharapkan, dengan adanya kegiatan ini, perpustakaan desa di Kulon Progo dapat semakin aktif menjadi mitra masyarakat dalam menciptakan perubahan positif dan memberdayakan komunitas setempat yang akhirnya bisa berdampak pada meningkatnya kesejahteraan masyarakat