Home Publikasi Berita Detail Berita

Detail Berita

Temukan Bakat Ananda!

Admin
Berita
03 Mei 2018 14:25:46

Image Berita


Memahami aktivitas anak tidaklah mudah. Orang tua sering salah menangkap sinyal penting dari perilaku anak yang sebenarnya merupakan informasi amat berharga bagi perkembangan si anak. Tidak sedikit orang tua yang merasa risih dan terganggu dengan anaknya yang ‘cerewet’, banyak tanya. Padahal, bisa jadi ini adalah sinyal bakat utamanya.

 

Memahami perilaku anak dan menemukan bakat tidak begitu mudah, perlu latihan dan bimbingan untuk bisa terhadap bakat anak lewat sinyal perilaklunya. Lina Prihatin, seorang aktivis dari Komunias Ibu Profesional, menuturkan hal ini dalam Kelas Parenting "Memandu Menemukan Bakat Ananda" yang diadakan pada Kamis, 3 April 2018 di aula Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kulon Progo.

 

Lebih lanjut Beliau menjelaskan, bahwa menemukan bakat ananda diawali dengan Pemetaan Sifat Produktif anak. Pada tahap ini para orang tua harus cermat mengamati perilaku anak yang mengarah ke sifat produktifnya. Misalnya, anak yang cerewet, suka nanya, nggak pernah bisa diam. Hal ini bisa menjadi indikasi bahwa anak memiliki bakat sebagai seorang presenter, narator, motivator, pembicara, orator, pendongeng, dan semacamnya. Nah, jika sifat produktif ananda sudah kita petakan, maka selanjutnya perlu diberikan stimulasi bakat yang relevan dengan sifat produktifnya. Misalnya, anak tadi kita ikutkan dalam kegiatan-kgiatan seperti lomba bercerita, lomba pidato, les public speaking. Dengan banyak aktivitas yang mendukug dan relevan dengan sifat produktifnya ini maka anak akan dapat menemukan dirinya.

 

Acara yang diikuti oleh 19 peserta ini dimulai pada pukul 08.30 WIB. Ibu Lina menyampaikan materi dengan metode interaktif, yakni lebih banyak melibatkan peserta untuk berperan sarta dalam pembelajaran menemukan bakat ananda. Dengan cara ini, kegiatan berlangsung lebih seru dan tidak membosankan, serta materi lebih mudah dipahami.

 

Kegiatan ini berlangsung semi formal dan agak santai. Saat istirahat, para peserta yang sebelumnya diminta membawa snack sendiri-sendiri, dipersilakan untuk saling bertukar dan berbagi snack untuk dimakan bersama. Hal ini membuat acara lebih asyik dan akrab. Ibu Lina sangat berharap kegiatan ini bisa berkelanjutan sehingga pendampingan dan pembelajran bisa lebih tuntas.

 

Ayo Mom....datang lagi ya...   

Source: adminperpust

WhatsApp Chat