Upaya memperkuat peran perpustakaan sebagai ruang belajar, pusat informasi, dan penggerak pemberdayaan masyarakat terus dilakukan di Kabupaten Kulon Progo. Dalam rangka mendukung program Transformasi Perpustakaan Berbasis Inklusi Sosial (TPBIS), pengusulan bantuan TPBIS tahun 2025 untuk sejumlah perpustakaan kalurahan di Kabupaten Kulon Progo telah diterima oleh masing-masing lokus pada Minggu, 23 Agustus 2026.
Berdasarkan informasi yang diterima Dinas Perpustakaan dan Kearsipan (Disperpusip) Kabupaten Kulon Progo, terdapat tujuh perpustakaan kalurahan yang menjadi penerima bantuan, yaitu:
- Perpustakaan Kalurahan Janten
- Perpustakaan Kalurahan Sogan
- Perpustakaan Kalurahan Karangwuni
- Perpustakaan Kalurahan Kanoman
- Perpustakaan Kalurahan Panjatan
- Perpustakaan Kalurahan Cerme
- Perpustakaan Kalurahan Kebonharjo
Bantuan yang telah diterima oleh masing-masing perpustakaan berupa seperangkat komputer dan printer. Dukungan perangkat teknologi informasi dan komunikasi (TIK) tersebut diharapkan dapat memperkuat kapasitas perpustakaan kalurahan, khususnya dalam pengelolaan administrasi, penyediaan informasi, serta peningkatan kualitas pelayanan kepada pemustaka.
Lebih dari sekadar penambahan sarana, kehadiran perangkat TIK menjadi bagian penting dalam mendorong perpustakaan beradaptasi dengan perkembangan teknologi. Perpustakaan diharapkan mampu menghadirkan layanan yang semakin mudah diakses, relevan dengan kebutuhan masyarakat, serta mendukung berbagai kegiatan peningkatan kapasitas dan keterampilan masyarakat.
Program TPBIS sendiri menempatkan perpustakaan sebagai salah satu ruang strategis untuk meningkatkan kualitas hidup masyarakat. Perpustakaan tidak lagi hanya dipandang sebagai tempat membaca dan meminjam buku, tetapi juga sebagai ruang pembelajaran sepanjang hayat, berbagi pengetahuan, mengembangkan keterampilan, serta membuka akses masyarakat terhadap berbagai sumber informasi dan peluang ekonomi.
Disperpusip Kabupaten Kulon Progo menyambut baik dukungan dari pemerintah pusat melalui Perpustakaan Nasional Republik Indonesia (Perpusnas RI) tersebut. Bantuan yang telah diterima ini merupakan bagian dari rangkaian dukungan TPBIS yang masih terus berproses. Sejumlah bantuan berikutnya masih dalam tahapan pemrosesan dan diharapkan dapat segera menyusul untuk didistribusikan oleh Perpusnas RI kepada lokus penerima.
Dengan adanya dukungan sarana dan prasarana tersebut, Disperpusip Kulon Progo berharap perpustakaan kalurahan semakin mampu mengoptimalkan potensi yang dimiliki untuk memberikan layanan yang berkualitas kepada masyarakat. “Kami berharap bantuan peralatan TIK berupa komputer dan printer ini dapat semakin memperkuat sumber daya perpustakaan dalam pengelolaan dan pelayanan kepada pemustaka. Yang lebih penting, teknologi tersebut dapat dimanfaatkan untuk mendukung berbagai kegiatan yang memberikan manfaat nyata bagi masyarakat dan turut meningkatkan kesejahteraan masyarakat,” demikian harapan Disperpusip Kabupaten Kulon Progo.
Ke depan, sinergi antara pemerintah pusat, pemerintah daerah, kalurahan, pengelola perpustakaan, dan masyarakat menjadi kunci agar transformasi perpustakaan dapat berjalan secara berkelanjutan. Dengan semangat kolaborasi dan inovasi, perpustakaan diharapkan semakin hadir sebagai ruang publik yang inklusif, adaptif, dan memberikan dampak nyata bagi masyarakat. Salam Literasi!